Skip to main content

๐Ÿงฉ Representasi Relasi

Relasi antara dua himpunan bisa ditulis sebagai pasangan terurut. Tapi ternyata, ada cara lain yang lebih mudah dibaca dan dipahami untuk menggambarkan relasi. Kita bisa menggunakan tabel, matriks, atau graf berarah. Yuk, kita pelajari satu per satu lengkap dengan contohnya!


๐Ÿ“„ 1. Tabel Relasiโ€‹

Tabel memungkinkan kita melihat relasi secara sistematis. Baris menunjukkan elemen dari himpunan pertama (domain), dan kolom menunjukkan elemen dari himpunan kedua (kodomain). Jika ada relasi antara keduanya, kita beri tanda centang โœ”.

Contoh:โ€‹

Misal:

  • A = {a, b}
  • B = {1, 2}
  • R = {(a, 1), (b, 2)}

Tabel relasinya:

12
aโœ”
bโœ”

๐Ÿงพ 2. Matriks Relasiโ€‹

Matriks relasi menggunakan angka 1 dan 0 untuk menyatakan apakah dua elemen saling berelasi. Angka 1 artinya ada relasi, sedangkan 0 artinya tidak ada.

Contoh:โ€‹

Dengan:

  • A = {a, b}
  • B = {1, 2}
  • R = {(a, 1), (b, 2)}

Urutkan elemen:

  • A = [a, b]
  • B = [1, 2]

Maka matriksnya:

1 2 a | 1 0 b | 0 1


๐Ÿ•ธ๏ธ 3. Graf Berarahโ€‹

Graf berarah membantu kita melihat relasi secara visual. Setiap elemen digambarkan sebagai titik, dan relasinya ditunjukkan dengan panah dari satu titik ke titik lainnya.

Contoh:โ€‹

R = {(a, 1), (b, 2)}

Grafnya:

a โ”€โ”€โ–ถ 1 b โ”€โ”€โ–ถ 2


๐Ÿง  Kesimpulanโ€‹

RepresentasiKeunggulan
TabelMudah dibaca
MatriksCocok untuk perhitungan komputer
GrafSangat visual dan intuitif

Pilih bentuk representasi yang paling sesuai dengan cara belajarmu!