Proposisi
Dalam matematika, tidak semua kalimat bisa disebut "logis". Hanya kalimat yang bisa bernilai benar atau salah yang masuk ke dalam penalaran logika. Kalimat semacam ini disebut proposisi (proposition).
Kombinasi Proposisi
Dalam logika, kita dapat membuat proposisi baru dengan menggabungkan beberapa proposisi menggunakan operator logika. Operator dasar yang sering digunakan adalah dan (and), atau (or), dan tidak (not).
Tabel Kebenaran
Bagaimana cara menentukan apakah suatu pernyataan benar atau salah ketika digabungkan dengan pernyataan lain?
Disjungsi Eksklusif (XOR)
Dalam logika, kata "atau" ternyata punya dua makna berbeda. Yuk kita bahas!
Hukum-Hukum Logika Proposisi
Dalam logika proposisional, terdapat sejumlah hukum yang menunjukkan bagaimana proposisi bisa dimanipulasi atau disederhanakan. Hukum-hukum ini mirip dengan hukum dalam aljabar bilangan, sehingga sering juga disebut sebagai hukum aljabar logika.
Proposisi Bersyarat (Implikasi)
Selain berbentuk konjungsi, disjungsi, atau negasi, proposisi majemuk juga bisa dinyatakan dalam bentuk "jika *p*, maka *q*", seperti pada kalimat:
Bikondisional (β) β Logika yang Saling Terhubung
Dalam logika matematika, ada satu bentuk pernyataan penting yang disebut bikondisional atau bi-implikasi.
Inferensi: Cara Menarik Kesimpulan dari Pernyataan Logika
Pernah nggak sih kamu dengar beberapa pernyataan, lalu dari situ kamu bisa nebak atau menyimpulkan sesuatu? π€
Argumen dalam Logika Proposisional
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membuat argumen β baik saat berdiskusi, meyakinkan orang lain, atau mengambil keputusan. Tapi, apa sih argumen itu dalam dunia logika? Yuk kita bahas! π
Aksioma, Teorema, Lemma, dan Corollary
Dalam dunia matematika dan ilmu komputer, kamu pasti sering menjumpai istilah seperti aksioma, teorema, lemma, dan corollary. Yuk, kita kupas satu per satu secara ringan dan menyenangkan! π