Algoritma
Dalam menyelesaikan suatu masalah, kita biasanya mengikuti serangkaian langkah yang jelas dan logis. Misalnya, ketika kita diminta untuk mengurutkan sejumlah bilangan bulat dari yang terkecil ke yang terbesar, kita bisa menyusun langkah-langkah penyelesaiannya satu per satu. Nah, langkah-langkah sistematis inilah yang disebut sebagai algoritma.
Notasi Algoritma
Sebuah algoritma bisa dituliskan dalam berbagai cara — mulai dari bentuk kalimat biasa hingga menyerupai kode program. Tujuannya tetap sama: menyampaikan langkah-langkah penyelesaian masalah dengan cara yang jelas dan mudah dipahami.
Bilangan Bulat
Bilangan bulat adalah bilangan yang tidak memiliki bagian desimal atau pecahan, contohnya: 8, 21, -34, 0, 8765, dan seterusnya. Ini berbeda dengan bilangan seperti 8.0, 34.25, atau 0.02 yang termasuk dalam bilangan riil karena memiliki koma desimal.
Sifat Pembagian pada Bilangan Bulat
Mari kita mulai pembahasan tentang bilangan bulat dari konsep dasar yang sangat penting: pembagian. Mengapa pembagian? 🤔 Karena dari sinilah kita mengenal bilangan prima, aritmetika modulo, dan algoritma Euclidean — semua ini sangat berperan penting, terutama dalam dunia kriptografi 🔐.
Pembagi Bersama Terbesar
Dua bilangan bulat dapat memiliki beberapa faktor pembagi yang sama. Di antara semua faktor pembagi bersama itu, yang paling penting adalah pembagi bersama terbesar (Greatest Common Divisor atau disingkat PBB).