Skip to main content

⚙️ Algoritma

Dalam menyelesaikan suatu masalah, kita biasanya mengikuti serangkaian langkah yang jelas dan logis. Misalnya, ketika kita diminta untuk mengurutkan sejumlah bilangan bulat dari yang terkecil ke yang terbesar, kita bisa menyusun langkah-langkah penyelesaiannya satu per satu. Nah, langkah-langkah sistematis inilah yang disebut sebagai algoritma.

Secara sederhana, algoritma adalah:

Urutan langkah logis yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikan sebuah masalah.


🧭 Asal-usul Kata "Algoritma"

Menariknya, kata algoritma memiliki sejarah yang cukup unik. Kata ini baru masuk ke dalam kamus Webster pada akhir tahun 1950-an. Sebelumnya, orang lebih mengenal istilah algorism, yang merujuk pada proses menghitung dengan angka Arab.

Siapa sebenarnya yang menjadi inspirasi dari kata ini?

Ternyata, nama tersebut berasal dari seorang ilmuwan Muslim bernama Abu Ja’far Muhammad ibn Musa al-Khuwarizmi, seorang ahli matematika asal Persia yang menulis buku terkenal berjudul "Kitab al-Jabar wal-Muqabala". Dari sinilah kita juga mendapatkan istilah aljabar (algebra).

Seiring waktu, kata algorism berevolusi menjadi algorithm karena sering disamakan dengan arithmetic. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini diserap menjadi algoritma, yang kini sangat identik dengan dunia komputer dan pemrograman.


💡 Algoritma di Kehidupan Sehari-hari

Meski sering diasosiasikan dengan ilmu komputer, sebenarnya konsep algoritma sudah sangat akrab dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya? Resep memasak!

Bayangkan Anda sedang ingin memasak Rendang Padang. Untuk bisa menyajikannya, Anda harus mengikuti langkah-langkah tertentu secara berurutan. Inilah algoritma dalam bentuk resep:

📋 Algoritma Membuat Rendang Padang:

  1. Potong daging sapi sesuai selera.
  2. Haluskan bumbu: bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, lengkuas, dan jahe.
  3. Campurkan bumbu ke dalam santan bersama daun jeruk, daun kunyit, dan serai.
  4. Masak santan dengan api sedang sambil diaduk hingga mendidih.
  5. Masukkan potongan daging sapi, kecilkan api, dan aduk sesekali agar santan tidak pecah.
  6. Setelah minyak keluar dan santan mengering, matikan api. Rendang siap disajikan!

🧠 Kesimpulan

Algoritma bukan hanya milik para programmer. Dalam kehidupan sehari-hari pun, kita secara tidak sadar sering menggunakan algoritma untuk menyelesaikan tugas atau mengambil keputusan. Dengan memahami konsep algoritma, kita bisa menyusun solusi secara lebih terstruktur dan efisien — baik dalam memasak, belajar, hingga menulis kode program.