Skip to main content

โž— Sifat Pembagian pada Bilangan Bulat

Mari kita mulai pembahasan tentang bilangan bulat dari konsep dasar yang sangat penting: pembagian. Mengapa pembagian? ๐Ÿค” Karena dari sinilah kita mengenal bilangan prima, aritmetika modulo, dan algoritma Euclidean โ€” semua ini sangat berperan penting, terutama dalam dunia kriptografi ๐Ÿ”.


๐Ÿ“˜ Definisi Pembagianโ€‹

Misalkan a dan b adalah bilangan bulat, dan a โ‰  0. Kita mengatakan bahwa a habis membagi b jika ada bilangan bulat c sehingga berlaku:

b = a ร— c

๐Ÿ“Œ Notasi yang biasa digunakan:

a | b โ†’ dibaca "a membagi b"

Artinya, ketika b dibagi dengan a, hasilnya berupa bilangan bulat tanpa sisa. Kadang, pernyataan ini juga disebut "b adalah kelipatan dari a".


โœ๏ธ Contohโ€‹

  • โœ… 4 membagi 12 โ†’ karena 12 = 4 ร— 3
  • โŒ 4 tidak membagi 13 โ†’ karena 13 รท 4 = 3,25 (bukan bilangan bulat)

๐Ÿ“ Teorema Euclidesโ€‹

Setiap kali sebuah bilangan bulat m dibagi oleh bilangan bulat positif n, pasti akan diperoleh dua bilangan bulat unik, yaitu:

  • q sebagai hasil bagi ๐Ÿ“ค
  • r sebagai sisa pembagian ๐Ÿงฉ

Misalnya, saat 13 dibagi 4:

  • Hasil bagi (q) = 3
  • Sisa (r) = 1

Jika pembagiannya sempurna, maka sisanya adalah nol. Contohnya, 12 dibagi 4 menghasilkan 3 dengan sisa 0.

๐Ÿ’ก Catatan:
Sisa pembagian r selalu lebih besar atau sama dengan 0, dan lebih kecil dari pembagi n.


๐Ÿง  Ringkasan Istilahโ€‹

  • m โ†’ bilangan yang dibagi (dividend)
  • n โ†’ pembagi (divisor)
  • q โ†’ hasil bagi (quotient)
  • r โ†’ sisa (remainder)

โš™๏ธ Notasi div dan modโ€‹

Untuk menyatakan hasil bagi dan sisa dalam pembagian, digunakan dua operator penting:

  • div โ†’ untuk menyatakan hasil bagi bulat
  • mod โ†’ untuk menyatakan sisa pembagian

Contoh:
Jika 13 dibagi 4, maka:

  • 13 div 4 = 3
  • 13 mod 4 = 1

Materi ini akan menjadi dasar saat kita membahas topik-topik lanjutan seperti bilangan prima, faktorisasi, dan aritmetika modulo. Pastikan kamu memahaminya dengan baik, karena kita akan melangkah makin dalam! ๐Ÿš€